Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia 10 September: Sejarah dan Tema 「Indonesian Football Handicap Analysis」Halaman 2

  • 时间:
  • 浏览:0

BIndonesian Football Handicap Analysisindonesian Football Handicap Analysisaca juga: Hari Kesehatan Mental Sedunia, Pencegahan Bunuh Diri Dimulai dari Diri

WHO mIndonesian Football Handicap Analysiseramalkan pada 2020 angka bunuh diri di Indonesia secara global menjadi 2,4 per 100.000 jiwa dan diperkirakan jumlah kematian akibat bunuh diri di Indonesia sekitar 1,800 kasus per tahun.

Berdasarkan Global School- Based Student Health Survey ( GSHS) yang diselenggarakan oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia di dapatkan data keinginan untuk bunuh diri pada masa SLTP dan SLTA sebesar 4,3 persen pada laki- laki dan 5,9 persen pada perempuan.

Dikutip dari website Rumah Sakit Jiwa Dr. Radjiman Wediodiningrat, data WHO menyimpulkan bunuh diri telah menjadi masalah besar bagi kesehatan masyarakat di negara maju dan menjadi masalah yang terus meningkat jumlahnya di negara berpenghasilan rendah dan sedang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Bunuh diri merupakan masalah yang kompleks karena tidak diakibatkan oleh penyebab atau alasan tunggal, karena merupakan interaksi yang kompleks dari faktor biologik, genetik, psikologik, sosial, budaya dan lingkungan.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: 2 Pesawat Alami Tabrakan di Kroasia, 176 Tewas

Secara umum, angka bunuh diri semakin meningkat pada kelompok umur yang lebih tua, kecuali kelompok umur 20-29 tahun sebesar 5,1 per 100.000 penduduk yang lebih tinggi dibandingkan pada kelompok umur 30-39, 40-49, dan 50-59 tahun.

Cara bunuh diri terbanyak adalah dengan gantung diri sebesar 60,9 persen, dan sebesar 23,2 persen kematian akibat bunuh diri terjadi pada orang dengan penyakit jiwa dan 5,8 persen pada orang dengan penyakit kronis.

Menurut WHO Global Health Estimates, angka kematian akibat bunuh diri di Indonesia tahun 2016 sebesar 3,4 /100.000 penduduk, laki laki (4,8/100.000 penduduk) lebih tinggi dibandingkan perempuan 92,0/100.000 penduduk.

Hampir satu juta orang meninggal (Data dari PPB pada 2018 menyebut 800.000) setiap tahunnya akibat bunuh diri. Ini berarti kurang lebih setiap 40 detik jatuh korban bunuh diri.